Resep Basreng Pedas Renyah dan Gurih untuk Camilan Sehari-hari

rasapedas.web.id - Basreng atau bakso goreng pedas adalah salah satu camilan khas Bandung yang tidak pernah kehilangan penggemarnya. Camilan ini terkenal dengan sensasi kriuk yang bikin nagih, apalagi saat dipadukan dengan bumbu pedas yang menggoyang lidah. Saya pribadi pertama kali mencoba membuat basreng pedas ketika pulang kampung ke Bandung. Dari situlah saya menemukan bahwa ada beberapa trik khusus supaya teksturnya renyah dan bumbunya lebih nempel.

Artikel ini akan membahas secara lengkap cara membuat basreng pedas, mulai dari bahan, langkah memasak, tips tambahan, hingga variasi resep agar sesuai dengan selera. Jika kamu sedang mencari inspirasi membuat camilan yang sederhana tapi memuaskan, yuk ikuti panduan berikut.



Bahan-Bahan Utama

Untuk mendapatkan hasil terbaik, pilih bahan yang berkualitas. Baso yang digunakan sebaiknya baso ikan atau baso sapi dengan tekstur padat. Berikut bahan yang dibutuhkan:

  • 500 gram baso ikan atau sapi

  • 100 gram cabai kering, rendam air panas lalu tiriskan

  • 10 siung bawang putih

  • 1 sendok teh kaldu bubuk (ayam atau sapi)

  • ½ sendok teh garam

  • ½ sendok teh gula pasir

  • 1 sendok teh bubuk cabai (opsional, untuk tingkat kepedasan ekstra)

  • Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng

  • Air secukupnya untuk menghaluskan cabai

Tips dari pengalaman saya: gunakan cabai kering jenis keriting karena aromanya lebih harum dan warnanya lebih merah menyala. Kalau ingin rasa lebih smoky, cabai bisa disangrai sebentar sebelum dihaluskan.


Cara Membuat Basreng Pedas yang Kriuk

  1. Siapkan Baso
    Iris tipis-tipis baso dengan ketebalan sekitar 3–4 mm. Potongan terlalu tebal membuat bagian dalam baso masih kenyal dan tidak sepenuhnya kering saat digoreng.

  2. Proses Penggorengan
    Panaskan minyak dengan api kecil hingga sedang. Masukkan irisan baso, goreng hingga kering dan berwarna keemasan. Jangan gunakan api besar karena akan membuat luar gosong tapi dalam masih lembek.
    Trik yang saya pakai adalah menggoreng dua kali. Pertama goreng hingga setengah matang, angkat dan tiriskan, lalu goreng lagi sebentar sampai benar-benar renyah.

  3. Membuat Bumbu Pedas
    Haluskan cabai kering dan bawang putih dengan sedikit air hingga menjadi pasta. Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak hingga harum. Tambahkan garam, gula, dan kaldu bubuk.

  4. Campur Basreng dengan Bumbu
    Masukkan basreng goreng ke dalam wajan berisi bumbu. Aduk cepat dengan api kecil agar bumbu merata menempel di setiap potongan basreng.

  5. Angkat dan Sajikan
    Setelah semua rata, angkat dan dinginkan sebentar. Basreng siap dinikmati hangat-hangat atau disimpan dalam wadah kedap udara agar tetap renyah.


Tips Pribadi agar Basreng Lebih Nikmat

  • Gunakan minyak baru untuk hasil yang lebih bersih dan wangi. Minyak bekas membuat basreng lebih cepat lembek.

  • Atur level pedas sesuai selera. Jika suka pedas ekstrem, tambahkan bubuk cabai ekstra setelah proses penggorengan.

  • Simpan dengan silica gel food grade dalam wadah, supaya basreng tetap kriuk meski disimpan beberapa hari.

  • Gunakan air fryer untuk versi lebih sehat. Atur suhu 180°C selama 10–12 menit hingga basreng kering.



Variasi Resep Basreng Pedas

Selain versi klasik, basreng bisa dikreasikan dengan berbagai bumbu:

  • Basreng Pedas Daun Jeruk → tambahkan irisan tipis daun jeruk saat menumis bumbu. Aroma segarnya bikin nagih.

  • Basreng Balado → pakai bumbu balado khas Minang dengan tambahan tomat dan cabai merah besar.

  • Basreng Barbeque → setelah digoreng, taburi bumbu barbeque instan agar rasanya lebih modern.

  • Basreng Keju Pedas → taburi bubuk keju bersama cabai bubuk untuk perpaduan gurih pedas.

Dengan variasi ini, kamu bisa menyesuaikan camilan sesuai suasana hati atau selera keluarga.


Pengalaman Pertama Membuat Basreng di Rumah

Saya masih ingat saat pertama kali mencoba membuat basreng pedas sendiri. Awalnya hasilnya terlalu keras karena digoreng dengan api besar. Setelah mencoba beberapa kali, saya akhirnya menemukan trik menggoreng dua kali dengan api kecil yang ternyata membuat teksturnya renyah tapi tidak keras. Dari pengalaman itu, saya jadi tahu bahwa resep bukan hanya soal bahan, tapi juga soal teknik.

Cerita pengalaman seperti ini mungkin terlihat sepele, tapi sebenarnya sangat membantu pembaca pemula yang sering gagal di percobaan pertama. Inilah alasan kenapa saya selalu menyelipkan tips pribadi dalam setiap resep.


Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

1. Basreng bisa tahan berapa lama?
Jika disimpan dalam wadah kedap udara, basreng bisa tahan 3–4 hari tetap renyah. Jika ingin lebih lama, simpan di kulkas lalu panaskan lagi dengan oven sebelum disajikan.

2. Bisa pakai baso instan dari supermarket?
Bisa. Namun hasil terbaik biasanya didapat dari baso ikan buatan tukang baso tradisional karena teksturnya lebih padat.

3. Apa bisa dibuat untuk jualan?
Tentu saja. Kemas dalam pouch kedap udara, beri label, dan variasikan level pedas (sedang, pedas, super pedas). Basreng pedas sangat cocok jadi ide bisnis kecil-kecilan.


Lebih baru Lebih lama